Minggu, 23 Juli 2017

hamil

Posted By: Tan

Kehamilan tentu hal yang ditunggu bagi wanita yang sudah lama mendambakan seorang anak, terlebih lagi untuk kehamilan pertama. Walau akan terasa mual-mual untuk kehamilan usia 1-3 bulan tetapi hal ini bukan faktor utama penghalang asupan gizi dan nutrisi bagi sang janin.

Makanan untuk ibu hamil 1-3 bulan sangat penting karena pada saat itu janin baru mulai tumbuh dan berkembang. Keperluan vitamin dan mineral untuk sehari-hari patut diperhatikan, bukan untuk mengkonsumsi makanan 2x lipat lebih besar, melainkan konsumsilah makanan 2x lipat lebih bergizi. Bila anda mengkonsumsi asupan kalori yang banyak, kemungkinan besar yang terjadi adalah tubuh anda menjadi lebih gemuk dan memiliki tubuh gemuk bukan berarti dapat melahirkan bayi yang gemuk pula. Alhasil anda susah menurunkan berat badan setelah melahirkan.
Ibu Hamil Harus Banyak Mengkonsumsi Folic Acid
makanan

makanan

Folic Acid adalah salah satu vitamin yang sangat besar manfaatnya terutama untuk ibu hamil. Dikarenakan manfaatnya yang sangat luar biasa untuk janin, makanan yang mengandung folic acid telah direkomendasikan oleh para dokter kandungan bagi para wanita hamil. Folic acid dapat mencegah kecacatan, tulang belakang, dan otak janin. Karena kecacatan seorang bayi sebagian besar dikarenakan asupan yang kurang ketika janin baru membentuk embrio. Selain itu folic acid juga berguna mengurangi 50% hingga 70% terjadinya resiko kecacatan pada janin jika sering dikonsumsi selama trisemester awal kehamilan. Dan baiknya ibu hamil harus mengkonsumsi makanan multi vitamin minimal 400 mcg folic acid perhari.
Makanan Yang Mengandung Folic Acid :

    Jeruk
    Kedelai
    Brokoli
    Wortel
    Jagung
    Kembang Kol
    Kol
    Kacang Kedelai
    Sereal
    Alpukat

Pada Umumnya Ibu Hamil Harus Mengkonsumsi Asupan Makanan 4 Sehat 5 Sempurna, Seperti :
makanan sehat

makanan sehat

    Karbohidrat. Fungsi Karbohidrat untuk ibu hamil sebagai energi, dan energi ini sangat berguna untuk pertumbuhan janin, jaringan payudara, dan membentuk plasenta. Contoh-contoh karbohidrat untuk ibu hamil adalah nasi, kentang, roti, oatmeal/havermout, pasta.
    Sayuran. Sayuran selain banyak nutrisinya, sayuran juga kaya akan manfaatnya. Untuk ibu hamil, sayuran dapat berguna melancarkan pencernaan, memberi asupan zat besi, dan meningkatkan sistem imun pada tubuh. Contoh-contoh sayuran untuk ibu hamil adalah sayur kacang, sayur bayam, sayur sop, jipang, jagung dan lain-lain.
    Buah-buahan. Buah-buahan sangat baik untuk ibu hamil dan sang janin. Manfaat buah-buahan untuk ibu hamil diantaranya mencegah terjadinya sembelit, menambah kekebalan tubuh, mencegah terjadinya infeksi, dan membantu perkembangan pada janin. Contoh-contoh buah yang harus dikonsumsi adalah jeruk, alpukat, apel, pisang, dan lain-lain.
    Protein. Menurut dokter spesialist gizi, asupan protein dan gizi harusnya dikonsumsi sebelum pembuahan sehingga setelah terjadi pembentukan janin, sang ibu tidak mengalami kekurangan gizi. Contoh-contoh protein yang harus dikonsumsi ibu hamil adalah daging ayam, daging sapi, telur, tahu dan tempe.
    Susu. Susu mengandung zat besi, asam folat, kalsium, protein, karbohidrat, vitamin dan mineral. Baik untuk dikonsumsi ibu hamil, menurut penelitian di Jerman menyatakan ibu hamil yang mengkonsumsi seperempat liter susu perhari akan mendapatkan anak yang memiliki postur tubuh yang tinggi. Susu yang harus dikosumsi adalah susu kambing, susu sapi, yoghurt, dan keju.

Beberapa Tips Untuk Ibu Hamil :
minum air putih

minum air putih

    Diusahakan konsumsi sayuran lebih banyak dibanding dengan karbohidrat
    Untuk Mengurangi rasa mual, makanlah dengan sedikit porsi namun sering
    Waktu makan diusahakan 5x dalam sehari, dengan jam waktu makan pokok pagi, siang dan malam. Diselipkan cemilan-cemilan sehat diselang makan berat.
    Untuk 1 porsi makan berat, tidak harus banyak hal ini agar terhindar dari rasa mual. Bila ingin mengkonsumsi sayuran, utamakan sayuran dulu, lalu buah-buahan. Lanjut makan siang, dan diselang dengan cemilan-cemilan. Yang terpenting asupan gizi tidak kurang setiap harinya.
    Minumlah 8 gelas perhari, karena tubuh akan membutuhkan cairan. Dapat juga diganti dengan jus atau susu. Minum juga dibagi-bagi seperti makanan. Yang terpenting sedikit-sedikit tetapi sering.

Makanan Yang Harus Dihindari :
hamburger

hamburger

    Kurangi konsumsi kafein, batas maksimum mengkonsumsi kafein adalah 200 mg perhari, kira-kira 2 gelas.
    Ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi alkohol
    Telur setengah jadi/ kurang matang
    Daging setengah matang
    Daging hotdog atau hamburger
    seafood yang mengandung merkuri tinggi contoh kerang-kerangan.

nasehat 2

SEBAGIAN MANUSIA ADALAH UJIAN BAGI LAINNYA

Cobalah renungkan surat al-Furqan ayat 20 berikut ini. Ayat ini mengandung hukum alam yang pasti terjadi dan tidak mungkin dihindari. Yang harus kita lakukan adalah menyikapinya dengan baik. Berikut bunyi ayat dan terjemahannya:

وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الْأَسْوَاقِ ۗ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ ۗ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا

"Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat."

Fokuskan pada kalimat "Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain." Ini adalah sunnatullah bahwa kita pasti pernah atau bahkan sering diuji kesabaran oleh orang lain. Tidak mungkin kita menghindar. Menghindar dari yang satu maka akan datang yang lain.

Lalu, pindahlah fokus kita ke kalimat "Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat." Ini adalah kalimat tanya yang bermakna kabar dan perintah bahwa respon terbaik atas ujian yang datang dari manusia adalah bersabar. Sekarang tanyakan kepada masing-masing kita: "sudah sabarlah saya?"

Kalau kita baca tafsir akan ayat tersebut bisa disimpulkan bahwa orang yang baik tak akan menghina orang lain, tak kan iri pada orang lain, dan tak akan menghambat jalan bahagia orang lain selama semuanya adalah dalam jalan yang benar. Dalam bahasa adh-Dhahhaak: "اتصبرون على الحق"

Semoga kita dijadikan Allah sebagai orang sabar dalam menghadapi ujian yang datang dari manusia dan ujian-ujian yang lain. Contoh kasus dalam hal ini sangat banyak, butuh kajian khusus tentang tema ini sepertinya. Salam, AIM

Sabtu, 22 Juli 2017

penderitaan

If only we can see how the universe works...
Kita akan berhenti saling membenci dan menyalahkan pihak lain sebagai sumber penderitaan kita.
Saat kukatakan pada'nya' kalau sumber penderitaan itu dari dalam diri sendiri, aku dikatai, "Dasar korban agama! Omong kosong!"
Segala hal kucoba jelaskan agar dia paham, tapi pada saat penjelasan berubah jadi perdebatan (bukan diskusi) aku cuma bisa mengangkat bahu dan melangkah pergi.
*
How do I know kalau penderitaan itu datang dari DALAM ???
*
KARENA AKU MENGALAMINYA SEBAGAI - YANG MENDERITA -
*
Saat aku masih kerja sebagai waitress sebuan cafe, aku selalu berusaha utk kerja dengan senyuuuumm (cheeesee)
Tapi selain karena kerjaan 'merangkap' bukan cuma waitress tapi juga kasir, koki, dan cuci piring (dimanapun diperlukan) dan kadang ketemu pelanggan yg seenaknya, aku jadi membentuk semacam perlindungan dan bersikap cenderung 'jaga2' pada pelanggan selanjutnya.
Belum lagi, pulang kerja, aku masih harus kuliah, pulang kuliah jaga anak, dan menjalani malam FULL DRAMA - Babang Gak Pulang, Beibeh... Babang Ngabisin Uang, Beibeh... -
*
Senyum jadi mudah pudar dari wajahku.
Kenangan dibentak, direndahkan, disalahkan, dan dianiaya, membuatku menjadi sosok pemurung yg defensif.
Meniru sikap lingkungan secara random 'baik buruk semua ditiru tanpa sengaja'
Aku jadi sulit memutuskan harus gimana dalam bersikap??
*
Sampai suatu hari, aku bertengkar hebat dengan Mom.
Dan itu pertama kalinya seumur hidup aku sampai ngamuk, banting barang, dan melukai diri sendiri.
Mom yg shock dg reaksiku, cuma bisa menangis dan mengadu ke Daddy.
*
Di dalam kamar, aku sibuk mengumpat dan merasa Dunia Ini Kurang Ajar Sekali.
Aku dilahirkan sepaket dengan penderitaan dan drama jet coaster yg pelakonnya semua setan!
Aku berharap utk mati.
Aku berharap tak ada lagi mereka dan dunia ini.
Yg merendahkan, melukai, dan memutilasi hak hidupku utk bahagia.
Aku mulai mencari benda tajam atau apa saja yg bisa membuatku mati saat itu juga. Sayangnya, aku terkunci di kamar. Sayang atau untung yah? Eh?
*
Lalu samar2 terdengar suara Daddy, "Dia lagi menderita, Yang.. Biasanya dia kan anak yg baik."
*
Freeze.
Aku berhenti menendang dinding dan memukul2 diriku sendiri.
Tangisan yg meraung menjadi ringan jadi isakan biasa. Menyesal.
Ingin aku menghambur keluar memeluk Daddy dan kurasa memang itulah yg terbaik.. aku hanya butuh disayang. Aku cuma ga tau gimana cara mendapatkannya.
*
Sejak itu, aku memandang dunia ini dengan jurus lain yg aneh (bagiku)
Kalau aku bisa merasakan kegilaan ini, org lain pun mesti begitu juga.
*
Syukur.
Aku masi memiliki telinga utk mendengar sehingga nurani dan logika masih memiliki media utk terbuka.
Bagi mereka yg memutuskan utk bunuh diri, ada sesuatu yg tak bisa lagi hadapi.
Banyak faktornya. Aku tahu.
Rasa malu, rasa kesepian, rasa tak berharga, semua rasa terjelek di dunia, jadi satu.
*
Tapi ucapan Daddy kala itu membuatku sadar.
Biasanya aku ngga begini. Ini bukan diriku. Ini bukan cara mendapatkan rasa sayang yg kumau.
Dan pada org yg berbuat kasar, merendahkanku, menyepelekan aku ke depannya,
Aku iba.
*
Seberat apa hari2nya sampai mereka memutuskan utk menjadi orang yg seburuk itu.
Sampai abai dengan rasa malu dan berteriak2 di depan orang.
Dia pikir dia dianggap jagoan, tapi dari pandangan orang2, yg jago adalah aku yg dibentak2 tapi masih bisa sabar.
Aku hanya berjalan meninggalkan kalau sudah ga tahan.
Karena yg bermasalah dengan dirinya itu, yg membuat dia marah itu, adalah konsep2 dalam otaknya sendiri.
Kalau tanggung jawabku sudah selesai, ya sudah.
*
Belakangan, aku dapat nasehat dari seorang teman yg kusimpulkan seperti ini;
Prof Dadang Hawari yg khusus menangani pengguna narkoba berpesan:
Bagi siapa saja yg berdekatan dg pecandu narkoba dan menjadi pelaku kekerasan (verbal maupun fisik), saran sy adalah : Tinggalkan dan selamatkan diri Anda..
*
Kalau dia bukan pecandu dan masih mau berubah, artinya masih ada harapan lah..
Nah, aku kan bukan pecandu..
Setelah aku menemukan kiat2 bahagia dalam diri, aku sudah bereaksi dengan cara yg jauh dr konflik.
Tidak menderita lagi di dalam diri
*
Gitu..
sumber Michelle

Jumat, 21 Juli 2017

nasehat 1

NASEHAT PAGI DARI SAHABATKU

Menjelang subuh tadi, sahabatku yang kini tinggal di Mesir mengirimkan satu kalimat indah dalam bahasa Arab yang terjemahan Indonesianya kira-kira begini: "Bentuk kedengkian yang paling jelek adalah menghina orang lain demi untuk meningkatkan nilai dirinya sendiri, mengungkap kekurangan orang lain demi untuk menutupi kekurangan diri." Terapi untuk menyembuhkan penyakit ini adalah dengan selalu menanamkan keyakinan dalam hati bahwa tak ada manusia tanpa kekurangan, termasuk diri kita sendiri. Indahnya hidup jika kita mampu mensinergikan kelebihan-kelebihan masing-masing kita demi untuk mengurangi dan menutupi kekurangan yang ada.

Ada pemilik perkutut yang menghina perkutut orang lain, mencacinya sedemikian rupa agar tak ada yang tertarik pada perkutut orang lain itu. Dia lupa bahwa tak semua orang memiliki tabiat seperti dirinya. Orang sehat mata dan telinga masih dengan baik dan jelas bisa menilai secara obyektif. Sang pendengki ternyata tak mampu mengobati apalagi membunuh kedengkiannya sendiri sehingga dia tega membunuh burung perkutut milik orang lain itu.

Perkutut orang lain itu tak salah. Pemiliknyapun tak salah. Yang salah fatal adalah yang membunuh yang menganggap dengan membunuh perkutut itu dia tak lagi memiliki saingan dan urusan menjadi selesai. Maka, sang pembunuh perkutut itu ditangkap, disidang dan dipenjara. Akhir yang ngenes, bukan?

"Hati-hatilah dengan iri hati dan dengki." Demikian pesan Nabi kita yang mulia. Jalan hidup sudah ditentukan oleh Allah, bagian kita tak akan tiba di orang lain, bagian orangblain tak akan tiba di kita. Cukup hadapi dengan dua hal utama, yakni syukur dan sabar.

Memilih jalan selain syukur dan sabar hanya akan menciptakan masalah-masalah baru selain iri hati dan dengki itu. Sayangnya, ada juga orang yang beranggapan bahwa masalah itu bisa diselesaikan dengan masalah sambil berkata ringan: "Bikinlah masalah baru sehingga masalah lama tertutupi." Ah, sepertinya ini bukan jalan yang tepat, bukan menyelesaikan masalah tapi menumpuk masalah. Stop iri hati dan dengki, syukuri kelebihan diri dan kelebihan orang lain, fokuslah pada perbaikan diri sebelum pada perbaikan orang lain. Salam, AIM@Aston Hotel Pontianak

waktu USG

sumber yuk kita baca
Kapan sebaiknya USG dilakukan? Usia kandungan berapa jenis kelamin bayi bisa terlihat jelas dengan USG? Jika pertanyaan tersebut merupakan juga pertanyaan ibu, maka artikel kali ini akan mengulas jawaban kapan waktu terbaik untuk melakukan USG.

USG (ultrasonografi)
USG atau ultrasonografi adalah sebuah proses untuk melihat bentuk janin didalam rahim dengan menggunakan gelombang suara dengan frekuensi tinggi yang dipantulkan ke tubuh, mulai dilakukan sejak tahun 1961, USG sangat aman baik untuk ibu hamil maupun janin.

Kapan Sebaiknya USG Dilakukan

Walau seringkali diidentikkan dengan proses untuk mengetahui jenis kelamin janin, sebenarnya USG juga mempunyai fungsi lain, diantaranya

    Mendeteksi kehamilan
    Mengetahui usia kehamilan
    Memantau perkembangan janin
    Mendeteksi kehamilan ganda (kembar), dan
    Mendeteksi kelainan dalam kehamilan, seperti volume air ketuban dan kelainan posisi janin.

Lalu, kapan sebaiknya ibu hamil melakukan USG?

Waktu yang tepat untuk melakukan USG
Jika dibagi menurut tujuannya, USG pertama bisa dilakukan sejak usia kehamilan 7 minggu untuk langkah awal mendeteksi kehamilan, dan atau untuk mengetahui usia kehamilan dengan lebih tepat.

Sedangkan untuk mengetahui jenis kelamin janin, maka waktu terbaik USG adalah pada usia kehamilan 18 sampai 22 minggu. USG pada usia kehamilan tersebut juga dapat mendeteksi kelainan kehamilan seperti kelainan bentuk janin, kelainan congenital, dan kelainan perkembangan janin.

Selanjutnya, waktu tepat untuk melakukan USG adalah pada usia kandungan 34 minggu, dengan tujuan untuk memantau pertumbuhan janin, dan pendeteksian masalah kehamilan sebagai persiapan persalinan.

Diluar jadwal diatas, sebenarnya USG bisa dilakukan dan aman untuk dilakukan kapan saja, misalnya saat ibu atau dokter mendeteksi adanya kelainan pada kehamilan sebagai langkah penanganan pertama.

Bagaimana, apakah usia kehamilan ibu sudah cukup untuk melakukan USG?
Yukitabaca Juga :

pelukan untuk anak

#Terapi Mujarab
(Aniqq Al Faqiroh)

Seseorang sharing dengan saya, mengeluhkan anaknya yang semakin nakal, acuh dan sulit diarahkan. Sejatinya tidak ada anak nakal, yang ada sebenarnya hanyalah kita yang belum tahu bagaimana cara menghandle-nya. Simple tapi tidak mudah memang.

Setelah bercerita banyak hal tentang sikap anaknya yang nampak berwarna merah semua alias ngga ada baik-baiknya, saya cuma menyarankan satu hal. Ini cocok untuk semua anak, terlebih anak dengan tipe kinestetik. Itu tuuhh.. anak yang aktif, banyak gerak, suka ndusel, belajarnya ga bisa diem alias suka praktek dan berexperimen, cepet bosan dengan sesuatu yang statis dan monoton, anak yang sering di judgment nakal karena suka mencoba hal-hal baru.

"Coba deh, ibu peluk dia dengan tuluuss banget. Sesering mungkin. Kalo ngga sempet karena waktu ketemu terbatas, minimal saat bangun tidur dan saat anak mau tidur"

Pelukan?  Ternyata banyak banget manfaatnya. Baik secara psikis maupun fisik. Ahli kesehatan menyarankan agar kita memeluk keluarga kita, terlebih buah hati kita minimal 8x sehari.

Ini beberapa manfaatnya..
# Memberikan rasa aman, karena setiap orang, tak peduli umur berapa pun membutuhkan rasa aman. Menurut MD Junction, pelukan dapat membangun rasa percaya dan dapat memberikan perasaan aman.

# Merangsang kinerja hormon. Pelukan dapat merangsang kinerja hormon baik, yaitu oksitosin dan serotonin, yang membuat kita merasa tenang, bahagia, dan menjauhkan perasaan kesepian.

#Meningkatkan keterikatan emosi dan spiritual (chemistry)

#Meningkatkan rasa percaya diri. Orang yang tumbuh dalam lingkungan keluarga di mana pelukan merupakan hal yang penting biasanya memiliki rasa percaya diri yang tinggi, karena mereka terbiasa merasa berharga dan dicintai.

#Menjadi lebih rileks. Karena hal ini ternyata bisa juga melemaskan otot dan syaraf yang tegang plus stress.

#Menyeimbangkan pikiran serta meningkatkan empati.

# Pelukan mengajarkan kita tentang memberi dan menerima. Pelukan dapat mengajarkan kepada kita bagaimana caranya memberi dan menerima. Sebuah pelukan memberikan perasaan menerima dan diterima secara bersamaan, menunjukkan bagaimana kasih sayang dapat berjalan dari dua arah.

----------------------------------------------------------------------------

Seminggu setelah sesi curhat itu, si ibu menghubungi saya via telp. Suaranya tampak sumringah sekali, dia bilang
"Mbak, subhanallah ternyata banyak yaa manfaat terapi pelukan. Anak saya jadi jauh lebih slow, saya juga jadi ngerasa deket banget sama dia, ngerasa lebih sayaaang. Bener kata mbak kemarin, kalo tangki kasih sayangnya full, anak jadi bahagia dan ngga lagi caper dengan bertingkah aneh-aneh"

Alhamdulillah.
Anak kita memang bukan robot, dia manusia yang basic hatinya lembut. Sentuh hatinya dengan hati juga. Insyaallah semua akan menjadi jauh lebih baik.

Hal ini berlaku tidak hanya untuk anak lhoo, suami istri yang kerap berselisihpaham pun juga bisa lakukan terapi ini untuk membangun chemistry.

Sudahkah hari ini anda memeluk orang terkasih dengan sepenuh hati?

#PPA FOR KIDS

tumbuh kembang anak

Fitrah Seksualitas
Oleh : Harry Santosa

Punya suami yang kasar? Garing dan susah memahami perasaan istrinya? Coba tanyakan, beliau pasti tak dekat dengan ibunya ketika masa anak sebelum aqilbaligh.

Punya suami yang "sangat tergantung" pada istrinya? Bingung membuat misi keluarga bahkan galau menjadi ayah? Coba tanyakan, beliau pasti tak dekat dengan ayahnya ketika masa anak.

Kok sebegitunya?

Ya karena sosok ayah dan ibu harus ada sepanjang masa mendidik anak anak sejak lahir sampai aqilbaligh, tentu agar fitrah seksualitas anak tumbuh indah paripurna. Pendidikan fitrah seksualitas berbeda dengan pendidikan seks. Pendidikan fitrah seksualitas dimulai sejak bayi lahir.

Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati. Menumbuhkan Fitrah ini banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan pada Ayah dan Ibu.

Riset banyak membuktikan bahwa anak anak yang tercerabut dari orangtuanya pada usia dini baik karena perang, bencana alam, perceraian, boarding school dll akan banyak mengalami gangguan kejiwaan, sejak perasaan terasing (anxiety), perasaan kehilangan kelekatan atau attachment, sampai kepada depresi. Kelak ketika dewasa memiliki masalah sosial dan seksualitas seperti homoseksual, membenci perempuan, curiga pada hubungan dekat dsbnya.

Jadi dalam mendidik fitrah seksualitas, sosok ayah ibu senantiasa harus hadir sejak lahir sampai AqilBaligh. Sedangkan dalam proses pendidikan berbasis fitrah, mendidik fitrah seksualitas ini memerlukan kedekatan yang berbeda beda untuk tiap tahap.

Usia 0-2 tahun, anak lelaki dan perempuan didekatkan pada ibunya karena ada menyusui, di usia 3 - 6 tahun anak lelaki dan anak perempuan harus dekat dengan ayah ibunya agar memiliki keseimbangan emosional dan rasional apalagi anak sudah harus memastikan identitas seksualitasnya sejak usia 3 tahun.

Kedekatan paralel ini membuat anak secara imaji mampu membedakan sosok lelaki dan perempuan, sehingga mereka secara alamiah paham menempatkan dirinya sesuai seksualitasnya, baik cara bicara, cara berpakaian maupun cara merasa, berfikir dan bertindak sebagai lelaki atau sebagai perempuan dengan jelas. Ego sentris mereka harus bertemu dengan identitas fitrah seksualitasnya, sehingga anak di usia 3 tahun dengan jelas mengatakan "saya perempuan" atau "saya lelaki"

Bila anak masih belum atau tidak jelas menyatakan identitas gender di usia ini (umumnya karena ketiadaan peran ayah ibu dalam mendidik) maka potensi awal homo seksual dan penyimpangan seksualitas lainnya sudah dimulai.

Hati hati memasukkan anak kita ke PAUD yang gurunya tidak sepasang, karena bisa mengganggu keseimbangan emosional dan rasional. Anak lelaki yang gurunya lebih banyak perempuan berpotensi "melambai", sementara anak perempuan gurunya lebih banyak lelaki cenderung tomboy dsbnya.

Ketika usia 7 - 10 tahun, anak lelaki lebih didekatkan kepada ayah, karena di usia ini ego sentrisnya mereda bergeser ke sosio sentris, mereka sudah punya tanggungjawab moral, kemudian di saat yang sama ada perintah Sholat.

Maka bagi para ayah, tuntun anak untuk memahami peran sosialnya, diantaranya adalah sholat berjamaah, bermain dengan ayah sebagai aspek pembelajaran untuk bersikap dan bersosial kelak, serta menghayati peran kelelakian dan peran keayahan di pentas sosial lainnya.

Wahai para Ayah, jadikanlah lisan anda sakti dalam narasi kepemimpinan dan cinta, jadikanlah tangan anda sakti dalam urusan kelelakian dan keayahan. Ayah harus jadi lelaki pertama yang dikenang anak anak lelakinya dalam peran seksualitas kelelakiannya. Ayah pula yang menjelaskan pada anak lelakinya tatacara mandi wajib dan konsekuensi memiliki sperma bagi seorang lelaki.

Begitupula anak perempuan didekatkan ke ibunya agar peran keperempuanan dan peran keibuannya bangkit. Maka wahai para ibu jadikanlah tangan anda sakti dalam merawat dan melayani, lalu jadikanlah kaki anda sakti dalam urusan keperempuanan dan keibuan.

Ibu harus jadi wanita pertama hebat yang dikenang anak anak perempuannya dalam peran seksualitas keperempuanannya. Ibu pula orang pertama yang harus menjelaskan makna konsekuensi adanya rahim dan telur yang siap dibuahi bagi anak perempuan.

Jika sosok ayah ibu tidak hadir pada tahap ini, maka inilah pertanda potensi homoseksual dan kerentanan penyimpangan seksual semakin menguat.

Lalu bagaimana dengan tahap selanjutnya, usia 10 - 14? Nah inilah tahap kritikal, usia dimana puncak fitrah seksualitas dimulai serius menuju peran untuk kedewasaan dan pernikahan.

Di tahap ini secara biologis, peran reproduksi dimunculkan oleh Allah SWT secara alamiah, anak lelaki mengalami mimpi basah dan anak perempuan mengalami menstruasi pada tahap ini. Secara syahwati, mereka sudah tertarik dengan lawan jenis.

Maka agama yang lurus menganjurkan pemisahan kamar lelaki dan perempuan, serta memberikan warning keras apabila masih tidak mengenal Tuhan secara mendalam pada usia 10 tahun seperti meninggalkan sholat. Ini semua karena inilah masa terberat dalam kehidupan anak, yaitu masa transisi anak menuju kedewasaan termasuk menuju peran lelaki dewasa dan keayahan bagi anak lelaki, dan peran perempuan dewasa dan keibuan bagi anak perempuan.

Maka dalam pendidikan fitrah seksualitas, di tahap usia 10-14 tahun, anak lelaki didekatkan ke ibu, dan anak perempuan didekatkan ke ayah. Apa maknanya?

Anak lelaki didekatkan ke ibu agar seorang lelaki yang di masa balighnya sudah mengenal ketertarikan pada lawan jenis,  maka di saat yang sama harus memahami secara empati langsung dari sosok wanita terdekatnya, yaitu ibunya, bagaimana lawan jenisnya harus diperhatikan, dipahami dan diperlakukan dari kacamata perempuan bukan kacamata lelaki. Bagi anak lelaki, ibunya harus menjadi sosok wanita ideal pertama baginya sekaligus tempat curhat baginya.

Anak lelaki yang tidak dekat dengan ibunya di tahap ini, tidak akan pernah memahami bagaimana memahami perasaan, fikiran dan pensikapan perempuan dan kelak juga istrinya. Tanpa ini, anak lelaki akan menjadi lelaki dewasa atau suami yang kasar, egois dsbnya.

Pada tahap ini, anak perempuan didekatkan ke ayah agar seorang perempuan yang di masa balighnya sudah mengenal ketertarikan pada lawan jenis, maka disaat yang sama harus memahami secara empati langsung dari sosok lelaki terdekatnya, yaitu ayahnya, bagaimana lelaki harus diperhatikan, dipahami dan diperlakukan dari kacamata lelaki bukan kacamata perempuan. Bagi anak perempuan, ayahnya harus menjadi sosok lelaki ideal pertama baginya sekaligus tempat curhat baginya.

Anak perempuan yang tidak dekat ayahnya di tahap ini, kelak berpeluang besar menyerahkan tubuh dan kehormatannya pada lelaki yang dianggap dapat menggantikan sosok ayahnya yang hilang dimasa sebelumnya.

Semoga kita dapat merenungi mendalam dan menerapkannya dalam pendidikan fitrah seksualitas anak anak kita, agar anak anak lelaki kita tumbuh menjadi lelaki dan ayah sejati, dan agar anak anak perempuan kita tumbuh menjadi perempuan dan ibu sejati.

Agar para propagandis homo seksualitas tidak lebih pandai menyimpangkan fitrah seksualitas anak anak kita daripada kepandaian kita menumbuhkan fitrah seksualitas anak anak kita. Agar ahli kebathilan gigit jari berputus asa, karena kita lebih ahli dan berdaya mendidik fitrah anak anak kita.

Salam Pendidikan Peradaban

#pendidikanberbasisfitrahdanakhlak
#pendidikanberbasispotensi